Laporan Kinerja UM 2021

Ikhitisar Eksekutif

Secara keseluruhan dari keempat sasaran strategis yang menjadi program Universitas Negeri Malang (UM), pencapaian indikator kinerjanya sudah mencapai 80% (dari 10 indikator, 8 indikator tercapai 100% ke atas). Sementara dari sisi akuntabilitas keuangan, berdasarkan Perjanjian Kinerja Rektor dengan Kementerian tahun 2021, tertulis bahwa pagu anggaran Universitas Negeri Malang tahun 2021 sebesar Rp. 574.600.819.000,-. Pada Tahun 2021 UM menggunakan saldo awal sebesar Rp. 222.513.673.000,- dan mengalami beberapa revisi sebanyak 11 kali, maka pagu anggaran Universitas Negeri Malang tahun 2021 menjadi Rp. 836.332.488.000,-. Dengan demikian yang akan dianalisis terkait realisasi anggaran Universitas Negeri Malang tahun 2021 adalah yang setelah revisi 11 kali yaitu sebesar Rp. 767.915.230.159. Secara keseluruhan, dari keenam sasaran strategis yang menjadi program Universitas Negeri Malang dengan pagu/target anggaran sebesar Rp. 836.332.488.000 diserap Rp. 767.915.230.159,- (91,82%). Tidak diserapnya anggaran 100% dikarenakan adanya efisiensi anggaran di pelaksanaan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan dan pendidikan, pagu anggaran PHLN IDB yang merupakan pagu keseluruhan kontrak yang bersifat multiyears sehingga tidak akan terserap seluruhnya ditahun 2021 dan beberapa pekerjaan fisik yang tidak bisa dilaksanakan. Secara dokumen, ada 11 kali revisi yaitu pertama tanggal 20 Januari 2021, kedua 23 Februari 2021, ketiga 4 Mei 2021, keempat 6 Juli 2021, kelima 26 Juli 2021, keenam 25 Agustus 2021, ketujuh 20 September 2021, kedelapan 4 November 2021, kesembilan 16 November 2021, kesepuluh 27 Desember 2021, dan kesebelas 3 Januari 2022. Capaian sasaran strategis UM dipaparkan sebagai berikut:

Capaian sasaran strategis 1 yaitu “Meningkatnya Kualitas Lulusan” dinilai berhasil. Sasaran strategis tersebut dijabarkan menjadi dua indikator, yaitu a) Persentase lulusan S1 dan Program Diploma yang berhasil dapat pekerjaan, melanjutkan studi, atau menjadi wiraswasta dengan pendapatan cukup tercapai 87,93% dan b) Persentase lulusan S1 dan D4/D3/D2 yang menghabiskan paling tidak 20 sks di luar kampus atau meraih prestasi
minimal tingkat nasional tercapai 63,07%.

Sasaran strategis 2, yaitu meningkatnya kualitas dosen. Pengukuran capaian sasaran strategis ini dirinci menjadi 3 indikator kinerja. Ketiga indikator tersebut tercapai 100%. Secara umum perbandingan target dan capaian tiga indikator tersebut sebagai berikut: (1) persentase dosen yang berkegiatan tridharma di kampus lain 180,45%; (2) persentase dosen tetap berkualifikasi S3 memiliki sertifikasi kompetensi/profesi yang diakui oleh industri dan dunia kerja, atau berasal dari kalangan praktisi profesional, dunia industri, atau dunia kerja 138,1%; dan (3) jumlah keluaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang
berhasil dapat rekognisi internasional atau diterapkan oleh masyarakat per jumlah dosen tercapai 113,33%. Faktor pendukung ketercapaian indikator antara lain adanya pembinaan yang dilakukan dosen terhadap mahasiswa sangat intens, terutama dosen-dosen yang menjadi pendamping bidang kemahasiswaan dan pendamping PKM. Pembimbingan dan pelatihan dilakukan pada semua tahap PKM yaitu tahap monev internal, monev eksternal, dan persiapan PIMNAS, sehingga peringkat kemahasiswaan UM di tingkat nasional meningkat dari peringkat 7 menjadi peringkat 6. Ketercapaian jumlah Dosen berkualifikasi S3, terkait dengan program UM dalam mendorong dan memfasilitasi dosennya untuk studi lanjut. Semua dosen baru UM baik PNS maupun non-PNS melakukan kontrak dengan pimpinan universitas, bahwa mereka siap melanjutkan pendidikan ke jenjang S3. Karya
dosen di bidang penelitian dan pengabdian yang terindek scopus di tahun 2021 sudah mencapai 890 artikel. UM berkomitmen untuk menciptakan atmosfer akademik yang baik dalam pengembangan potensi yang dimiliki dalam bentuk penyediaan anggaran penelitian dan pengabdian yang memadai. Setiap tahun UM menyediakan dana Non APBN untuk penelitian, pengabdian.

Capaian sasaran strategis 3 “Meningkatnya Kualitas Kurikulum dan Pembelajaran” dinilai sangat berhasil. Sasaran strategis ketiga didukung oleh tiga indikator kinerja. (1) Persentase prodi S1 dan D4/D3/D2 yang melaksanakan kerjasama dengan mitra tercapai 200,00%. (2) Persentase mata kuliah S1 dan D4/D3/D2 yang menggunakan metode pembelajaran pemecahan kasus (case method) atau pembelajaran kelompok berbasis projek
(team-based project) sebagai sebagian bobot evaluasi tercapai 229,6%. (3) Persentase program studi S1 dan D4/D3/D2 yang memiliki akreditasi atau sertifikasi internasional yang diakui pemerintah tercapai 258,00%.

Sasaran strategis 4 yaitu meningkatnya tata kelola satuan kerja di lingkungan Ditjen Pendidikan Tinggi, dengan dua Indikator Kinerja Utama (a) Rata-rata predikat SAKIP Satker minimal BB, dan (b) Rata-rata nilai kinerja anggaran atas pelaksanaan RKAKL satker minimal 80. Kedua IKU tersebut UM berhasil meraih capaian melebihi target kinerja. IKU pertama, target capaian nilai BB, UM dapat mencapai nilai A dengan skor 83,42. Capaian nilai ini didukung dengan perolehan nilai pada aspek penerapan sistem AKIP di UM yang
masuk kategori sangat baik, dan dari aspek capaian kinerja dalam kategori sangat memuaskan. IKU kedua, target capaian nilai 80, UM dapat mencapai nilai 92,38. Dukungan komponen penilaian pada IKU kedua ini paling besar pada capaian keluaran (100%), dan yang relatif belum maksimal pada komponen konsistensi penyerapan anggaran (90,76%). Tapi pada komponen efisiensi, UM mampu melakukan efisiensi anggaran sebesar 16,40%.

Penyusun

Daftar penyusun Laporan Kinerja Tahun 2021

Unduh dokumen

Lakin 2021 Lakin 2020 Lakin 2019 Lakin 2018 Lakin 2017 Lakin 2016 Lakin 2015 Lakin 2014 Lakin 2013

Time

Everyday from 10:00 to 16:00

Location

Architecture Faculty, Main Hall.

When?

20 Sep 2016 – 03 May 2017